Knalpot Sistem Catback, Mengapa Menambah Tenaga

KABARINDAH.COM – Sistem pembuangan knalpot cat-back (balik kucing) adalah modifikasi pada pipa knalpot untuk meningkatkan aliran udara. Sistem berjalan dari ujung knalpot ke bagian silincer katalitik. Sistem cat-back terdiri dari pipa yang menghubungkan knalpot ke catalytic converter, dan ujung knalpot. Beberapa pabrikan menyertakan modifikasi lain seperti pipa tengah, pipa X, pipa H, atau pipa Y.

Secara bahasa awam Cat-Back knalpot berusaha menabrakkan angin hembusan gas buang dari mesin. Memang susah dibayangkan. Tapi memang ini fenomena unik. Dengan angin ditabrakkan antara satu dengan yang lainnya menghasilkan perilaku yang unik juga. Jadi bisa memberikan tekanan balik yang optimal di setiap peningkatan putaran mesin. Namun saat putaran mesin sangat tinggi, saking cepatnya gas yang bertabrakan, malah cepat terdorong keluar dengan mudah, artinya plong. Jadi inilah yang disebut memanfaatkan turbulensi udara.

Secara sederhana: dia mampat sendiri saat putaran mesin rendah, dan sangat plong ketika putaran mesin tinggi. Jadi bukan masalah suara saja. Dia ini knalpotnya Formula 1 yang bisa mendongkrak performa.

Masalah bunyi bagus: karena udara bertabrakan. Namanya tabrakan kan pasti bunyi ibarat gendang digebuk. Sementara ruang knalpotnya begitu luas sehingga membuat resonansi suara seperti kotak gitar.

Beberpa manfaat cat-back knalpot.

1. Tenaga Kuda yang Meningkat

Tanpa cat-back ada potensi Kehilangan daya 10-20% yang terkait dengan sistem pembuangan. Karena sistem biasa dapat menjadi penghalang potensi mesin mencapai maksimal. Namun sistem pembuangan cat-back memberikan dorongan gas buang balik untuk memastikan kendaraan menghasilkan tenaga kuda dan torsi maksimum.

Sistem cat-back memiliki diameter lebih besar dari knalpot standar; bukaan lebar menciptakan lebih banyak ruang untuk aliran udara bebas. Di sisi lain, pipa cat-back terbuat dari material bermutu tinggi untuk meningkatkan kelancaran aliran udara (maksudnya stainless steel yang licin atau titanium)

Hal yang perlu diperhatikan: Keberhasilan sistem cat-back bergantung pada desain awal sistem pembuangan dan catalytic converter — jika knalpot memiliki ruang yang cukup, cat-back akan meningkatkan kinerja.

Sebaliknya, knalpot pabrik yang membatasi pergerakan udara tidak dapat mengambil banyak manfaat dari sistem cat-back.

2. Ekonomi Bahan Bakar Lebih Baik

Penghematan bahan bakar adalah manfaat penting lain yang diperoleh kendaraan setelah pemasangan sistem cat-back. Sistem cat-back meningkatkan aliran udara, yang berarti mesin tidak bekerja terlalu keras untuk menghilangkan asap knalpot.

Resistensi yang berkurang meminimalkan beban pada mesin, yang mengarah pada konsumsi bahan bakar yang lebih sedikit.

3. Suara Unik

Sistem cat-back berperan dalam meningkatkan suara yang dapat dikeluarkan motor. Tergantung pada preferensi Anda, ada sistem pembuangan yang sangat sesuai dengan gaya Anda. Saat berbelanja untuk sistem cat-back, sangat penting untuk memverifikasi apakah suaranya cocok dengan gaya Anda.

Ada beberapa jenis cara finishing knalpot cat-back.

A. Cara Finishing Sistem Cat-Back Kanan
Knalpot Tunggal.

Jika Anda memiliki anggaran terbatas atau lebih suka modifikasi sederhana, knalpot tunggal adalah pilihan yang tepat. Ini bisa menjadi upgrade ke sistem standar karena belokan-belokan gas buang agak longgar. Di sisi lain, ini ringan dan terjangkau dibandingkan dengan sistem pembuangan ganda.

B. Knalpot Ganda

Knalpot ganda sangat pas untuk para penggila performa. Sistem ini terdiri dari dua set muffler, catalytic converter, dan pipa knalpot — tergantung pada pabrikan, mungkin ada berbagai modifikasi bentuk muffler.

Penggemar motor lebih memilih knalpot ganda karena tampilannya yang sporty, growl yang unik, dan performa yang superior. Seperti di MotoGp.

C. Knalpot Tunggal tapi Lubang Kuar Ganda
Merupakan modifikasi dari knalpot tunggal. Terdiri dari satu pipa leher dan silincer knalpot besar dengan dua ujung pembuangan knalpot. Jadi udara dari leher knalpot dibagi 2 di dalam ruang silincer, lalu gas ditabrakkan di dalam silincer, lalu hasil tabrakan 2 gas dikeluarkan dari 2 lubang. Inilah yang ada pada knalpot CBR250RR dan GSXR150. (yy/dari berbagai sumber)